Scroll untuk baca artikel
https://www.estehindonesia.com/
Example floating
Example floating
Opini

Sekolah Rakyat dan Harapan Baru Pendidikan Bermutu bagi Anak dari Keluarga Pekerja Informal

0
×

Sekolah Rakyat dan Harapan Baru Pendidikan Bermutu bagi Anak dari Keluarga Pekerja Informal

Share this article
https://www.citilink.co.id/

Oleh : Garvin Reviano )*

Sekolah Rakyat hadir sebagai harapan baru dalam lanskap pendidikan nasional, khususnya bagi anak-anak dari keluarga pekerja informal yang selama ini kerap berada di pinggiran akses pendidikan bermutu. Di tengah dinamika ekonomi yang tidak selalu stabil, kelompok pekerja informal, mulai dari pedagang kecil, buruh harian, hingga pekerja lepas, sering kali menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak secara optimal. Dalam konteks inilah, Sekolah Rakyat menjadi jawaban konkret atas kebutuhan akan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkeadilan.

Example 300x600

Konsep Sekolah Rakyat tidak sekadar menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membawa semangat pemerataan kualitas pendidikan. Ia dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini sulit tersentuh oleh layanan pendidikan formal yang ideal. Dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan kontekstual, Sekolah Rakyat membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga pekerja informal untuk mendapatkan pendidikan yang tidak hanya layak, tetapi juga relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengatakan Sekolah Rakyat akan mendapatkan pembelajaran terbaik melalui dukungan guru-guru berkualitas. Para pendidik tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing yang mampu memahami latar belakang sosial dan ekonomi siswa, sehingga proses belajar dapat berlangsung secara inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan potensi setiap anak secara optimal.

Selain itu, Sekolah Rakyat juga menjadi simbol keberpihakan negara terhadap kelompok rentan. Selama ini, kesenjangan pendidikan masih menjadi tantangan yang nyata, di mana akses terhadap sekolah berkualitas sering kali bergantung pada kondisi ekonomi keluarga. Dengan hadirnya Sekolah Rakyat, negara menunjukkan komitmennya untuk memastikan bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Ini adalah langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia unggul yang menjadi fondasi utama menuju Indonesia Emas 2045.

Selain aspek akses, Sekolah Rakyat juga menekankan pada kualitas pembelajaran. Kurikulum yang diterapkan dirancang agar tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, keterampilan hidup, dan literasi dasar yang esensial. Anak-anak diajak untuk belajar secara aktif, kreatif, dan kritis, sehingga mereka tidak hanya menjadi penerima pengetahuan, tetapi juga mampu mengolah dan mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Pendekatan ini sangat relevan bagi anak-anak dari keluarga pekerja informal yang sejak dini sudah akrab dengan dinamika kehidupan yang menuntut kemandirian dan ketangguhan.

Peran guru dalam Sekolah Rakyat juga menjadi kunci keberhasilan. Para pendidik tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping yang memahami latar belakang sosial-ekonomi siswa. Dengan pendekatan yang lebih humanis, guru dapat membangun hubungan yang kuat dengan peserta didik, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan suportif. Hal ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak, yang sering kali tergerus oleh stigma sosial atau keterbatasan ekonomi yang mereka alami.

Tidak kalah penting, Sekolah Rakyat juga mendorong keterlibatan komunitas. Orang tua, masyarakat sekitar, hingga pelaku usaha lokal dapat menjadi bagian dari ekosistem pendidikan ini. Dengan demikian, pendidikan tidak lagi menjadi tanggung jawab sekolah semata, tetapi menjadi gerakan bersama. Bagi keluarga pekerja informal, keterlibatan ini juga memberikan ruang untuk berkontribusi tanpa harus terbebani secara finansial. Mereka dapat berbagi pengalaman, keterampilan, atau bahkan nilai-nilai kehidupan yang justru sangat berharga bagi proses pendidikan anak.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan Sekolah Rakyat merupakan salah satu prioritas nasional dalam menyediakan layanan pendidikan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga sebagai strategi besar dalam membangun kualitas SDM Indonesia. Dengan kata lain, investasi pada pendidikan melalui Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa.

Dalam jangka panjang, Sekolah Rakyat memiliki potensi besar untuk memutus rantai kemiskinan struktural. Pendidikan yang berkualitas akan membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak untuk meningkatkan taraf hidup mereka di masa depan. Ketika anak-anak dari keluarga pekerja informal mendapatkan akses yang setara terhadap pendidikan, maka mobilitas sosial menjadi lebih mungkin terjadi. Ini bukan hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kemajuan masyarakat secara keseluruhan.

Tentu, implementasi Sekolah Rakyat memerlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak. Pemerintah perlu memastikan ketersediaan anggaran, kualitas tenaga pendidik, serta pengawasan yang efektif agar program ini berjalan sesuai tujuan. Di sisi lain, masyarakat juga perlu menyambut dan mendukung keberadaan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya bersama dalam menciptakan keadilan sosial.

Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Ia membawa harapan bahwa tidak ada lagi anak yang tertinggal hanya karena kondisi ekonomi keluarganya. Bagi anak-anak dari keluarga pekerja informal, Sekolah Rakyat adalah pintu menuju masa depan yang lebih cerah, tempat di mana mimpi dapat tumbuh, potensi dapat berkembang, dan harapan dapat diwujudkan.

)* Pengamat Isu Sosial

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *