Jayapura – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperkuat pemerataan akses pendidikan di Tanah Papua melalui pembangunan Sekolah Rakyat. Sebanyak empat Sekolah Rakyat permanen di Provinsi Papua ditargetkan mulai dibangun sebagai bagian dari program strategis nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional VI Papua Kementerian Sosial RI, John Herman Mampioper, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat akan dilaksanakan secara simultan di Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura.
“Kini sedang dalam proses administrasi untuk pembangunan gedung permanen, setelah itu Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan penetapan pemenang tender sebelum pekerjaan fisik dimulai pada Juli mendatang,” kata John di Jayapura.
Menurut John, Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Papua. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap program tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan akan layanan pendidikan yang lebih luas dan merata.
Saat ini, kapasitas sekolah masih terbatas sehingga jumlah peserta didik yang dapat ditampung belum maksimal. Namun, pemerintah optimistis kapasitas tersebut akan meningkat secara signifikan setelah pembangunan gedung permanen selesai.
“Harapan kami, setelah gedung baru rampung, tahun depan kapasitas bisa meningkat hingga ribuan siswa sehingga anak-anak dari berbagai kabupaten dapat terakomodasi,” ujarnya.
Selain empat lokasi yang telah dipersiapkan, Kemensos juga mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di sejumlah daerah lain, seperti Supiori, Mamberamo Raya, Waropen, dan Keerom yang saat ini masih melengkapi persyaratan administrasi.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua terus mempercepat penyelesaian berbagai dokumen pendukung pembangunan, termasuk analisis mengenai dampak lingkungan (amdal). Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan pembangunan berjalan secara transparan dan berkelanjutan.
“Konsultasi publik merupakan ruang yang sangat penting untuk mendengarkan aspirasi masyarakat serta membangun kesepahaman bersama demi keberhasilan pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” kata Christian.
Pemerintah berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat memperkuat pemerataan pendidikan sekaligus melahirkan generasi Papua yang unggul, mandiri, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.



















