Scroll untuk baca artikel
https://www.estehindonesia.com/
Example floating
Example floating
Berita

Hilirisasi Pertanian Dipercepat untuk Tekan Impor Komoditas Strategis

0
×

Hilirisasi Pertanian Dipercepat untuk Tekan Impor Komoditas Strategis

Share this article
https://www.citilink.co.id/

Jakarta – Pemerintah mempercepat hilirisasi komoditas pertanian strategis sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor. Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, memperkuat industri pangan nasional, serta mendorong kesejahteraan petani melalui penguatan peran BUMN pangan dan pemanfaatan inovasi teknologi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah tengah mematangkan Rancangan Instruksi Presiden tentang Percepatan Hilirisasi Komoditas Pertanian Strategis beserta penugasan khusus kepada BUMN pangan. Menurutnya, transformasi tersebut menjadi fondasi bagi terbentuknya ekosistem pangan nasional yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Example 300x600

“Intinya bagaimana restrukturisasi benar-benar tertata. Kita selesaikan persoalan yang ada sehingga BUMN pangan semakin kuat dan mampu menjadi tulang punggung pembangunan sektor pangan nasional,” kata Amran.

Ia menjelaskan percepatan hilirisasi tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga komitmen seluruh BUMN pangan untuk memperbaiki tata kelola, menyelesaikan hambatan, serta menjalankan program secara terukur. Pemerintah juga menyiapkan penguatan pembiayaan, optimalisasi aset, dan sinkronisasi program agar setiap komoditas strategis memiliki rantai nilai yang lebih efisien.

“Yang mana BUMN pangan menjadi motor penggerak hilirisasi, meningkatkan daya saing produk pertanian nasional, memperluas nilai tambah di dalam negeri, serta memperbesar manfaat ekonomi yang diterima petani Indonesia,” ujarnya.

Selain memperkuat kelembagaan, pemerintah juga mendorong percepatan hilirisasi hasil riset perguruan tinggi agar lebih cepat diterapkan di sektor pertanian. Kementerian Pertanian membuka peluang pembelian langsung berbagai inovasi yang telah siap digunakan, mulai dari benih unggul hingga teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan pihaknya siap menginventarisasi berbagai hasil penelitian unggulan dari perguruan tinggi sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Kementerian Pertanian. Menurutnya, sinergi tersebut akan mempercepat pemanfaatan inovasi kampus bagi kebutuhan petani dan industri pangan.

“Bapak Menteri Pertanian menantang perguruan tinggi untuk menunjukkan penelitian yang sudah berjalan dan siap dihilirisasi. Beliau meminta daftar produk inovasi, baik teknologi presisi maupun alat-alat pertanian modern, yang dapat didukung atau bahkan langsung dibeli oleh Kementerian Pertanian,” kata Brian.

Melalui penguatan BUMN pangan dan percepatan hilirisasi riset, pemerintah berharap produksi dalam negeri semakin kompetitif, mampu menekan impor komoditas strategis, serta memperkuat kemandirian pangan nasional dalam jangka panjang. (*)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *