Scroll untuk baca artikel
https://www.estehindonesia.com/
Example floating
Example floating
Berita

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

2
×

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia Diperkuat lewat Pendidikan dan Kerukunan

Share this article
https://www.citilink.co.id/

Jakarta,- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat pembangunan manusia melalui peningkatan akses pendidikan, kesejahteraan peserta didik, layanan keagamaan, serta penguatan kerukunan antarumat beragama. Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sejumlah capaian yang menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagai bagian penting dari agenda pembangunan nasional.

Staf Khusus Menteri Agama (Menag), Gugun Gumilar, mengatakan pembangunan nasional tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia Indonesia. Menurutnya, pendidikan dan kerukunan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang memiliki kapasitas sekaligus kehidupan sosial yang harmonis.

Example 300x600

“Yang dibangun Presiden Prabowo bukan hanya jalan dan gedung, tapi yang paling utama adalah manusia Indonesia yang cerdas, sejahtera, dan rukun. Itulah fondasi sejati menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Gugun.

Di sektor pendidikan, Kemenag mencatat penyaluran bantuan kepada jutaan peserta didik melalui berbagai program sepanjang 2025-2026. Sebanyak 5.180.170 siswa menerima Program Indonesia Pintar (PIP) dengan total anggaran mencapai Rp4,038 triliun. Dukungan tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk membantu peserta didik dari kelompok yang membutuhkan agar tetap dapat memperoleh akses pendidikan.

Selain itu, sebanyak 289.255 mahasiswa menerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) dengan nilai bantuan mencapai Rp3,032 triliun. Program tersebut memperluas dukungan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi sehingga kesempatan melanjutkan pendidikan dapat dijangkau oleh lebih banyak masyarakat.

Gugun menjelaskan dukungan pemerintah juga mencakup peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekitar 1,5 juta siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga sekitar 1,2 juta mahasiswa perguruan tinggi keagamaan. Cakupan tersebut menunjukkan upaya pemerintah membangun sumber daya manusia secara berkelanjutan sejak pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi.

“Ini bukti negara tidak pernah absen. Tidak ada lagi anak bangsa yang putus sekolah karena biaya. Presiden Prabowo memastikan semua anak, dari Sabang sampai Merauke, dari semua agama, mendapatkan hak pendidikan yang sama,” kata Gugun.
Penguatan pendidikan tersebut berjalan seiring dengan perhatian terhadap kerukunan umat beragama. Melalui Kemenag, pembangunan manusia ditempatkan tidak hanya pada aspek kecerdasan dan kesejahteraan, tetapi juga pada terciptanya kehidupan masyarakat yang saling menghormati dan hidup berdampingan.

Dengan demikian, pembangunan manusia menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, dengan pendidikan dan kerukunan menjadi bagian dari upaya menyiapkan masyarakat yang memiliki kapasitas, kesempatan, dan kehidupan sosial yang harmonis.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *