Scroll untuk baca artikel
https://www.estehindonesia.com/
Example floating
Example floating
Nasional

Pakar Ekonomi UI: Apresiasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Perlu Penguatan Pengawasan Program di Lapangan

3
×

Pakar Ekonomi UI: Apresiasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Perlu Penguatan Pengawasan Program di Lapangan

Share this article
https://www.citilink.co.id/

Jakarta – Pakar Ekonomi UI Prof Telisa Falianty mengatakan kinerja pemerintahan Prabowo – Gibran sekitar dua tahun ini patut diapresiasi namun agar lebih maksimal lagi perlu diperkuat pengawasan program – program dilapangan. _x000D_ _x000D_”Program – program pemerintah untuk masyarakat khususnya kalangan menengah dan menengah kebawah sudah baik namun perlu ada penguatan pengawasan dilapangan agar lebih terarah dan dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah,” ujar pakar ekonomi UI Prof. Telisa Falianty saat berdialog di televisi swasta nasional, di Jakarta._x000D_ _x000D_Menurut pakar ekonomi Prof Telisa Falianty, secara_x000D_Makro sekitar 2 tahun pemerintahan Prabowo – Gibran telah berhasil menjaga stabilitas ekonomi lebih dari 5 persen._x000D_ _x000D_”Secara makro pemerintah bisa menjaga stabilitas ekonomi minimal di 5%. Kita cukup apresiasi pemerintah bisa menjaga itu bahkan lebih dari 5%”, ungkap Prof Telisa._x000D__x000D_Pakar ekonomi UI Prof Telisa Falianty menilai pemerintah cukup berhasil menjaga inflasi meski ada dampak dari kondisi makro. _x000D_ _x000D_”Inflasi kita terjaga, meski ada el nino dan supply chain disruption di Selat Hormuz. Tapi setidaknya dulu kan inflasi kita itu rata-rata 7 – 8%, 6%, sekarang rata-rata inflasi itu di angka 3%. Nah itu pun meskipun naik turun ya ada harga-harga yang naik tapi tidak setinggi dulu,” tuturnya. _x000D_ _x000D_”Kita masih bisa menjaga harga-harga kebutuhan pokok, meskipun ada beberapa nanti yang mulai naik karena adanya low season ya, ada seasonal effect ya. Tapi secara umum relatif lebih stabil. Jadi masih bisa menjaga harga kebutuhan pokok dan inflasi pada tingkat yang stabil di tengah supply chain disruption yang sedang bergejolak”, jelasnya._x000D_ _x000D_Sementara itu, Prof Telisa Falianty menyebutkan tingkat pengangguran terus menurun hingga kisaran 4,6 persen._x000D_ _x000D_”Tingkat pengangguran terbuka itu sebenarnya terus turun di angka 4,65. Sehingga secara makro tiga variabel utama yang konvesional itu bisa dibilang baik”, tandasnya._x000D__x000D_Disisi mikro, melihat kualitas ketimpangan dan kemiskinan, Pakar Ekonomi UI tersebut menilai trendnya terus menurun. _x000D_ _x000D_”Overall tingkat kemiskinan kita itu trendnya memang menurun. Terus yang kedua ketimpangan juga juga dilihat koefisiennya secara trend itu menurun. Secara keseluruhan trend dalam 5 tahun terakhir itu masih oke”, ucap Prof Telisa._x000D__x000D_Pakar Ekonomi UI Prof Telisa Falianty mengungkapkan arah kebijakan pemerintah saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat. Namun disisi lain penting untuk pemerintah datangkan investasi yang besar, tetap menjaga tarif listrik dan menjaga fiskal tetap stabil._x000D_ _x000D_”Saat ini kebijakan pemerintah telah menyentuh masyarakat bawah namun perlu ada upaya lebih untuk mendatangkan investasi, kemudian tarif listrik ditahan agar tidak naik, dan menjaga fiskal agar program prioritas ini bisa terus berjalan”, katanya._x000D_ _x000D_Lebih lanjut disampaikan prof Telisa bahwa pemerintah memiliki “PR” untuk kelas menengah karena terkena dampak geopolitik dan harus memberikan stimulus ya sesuai dengan kebutuhannya. _x000D__x000D_”Kelas menengah perlu dipikirkan oleh pemerintah dengan stimulusnya yang tepat, kelompok ini yang semakin terhimpit dari guncangan geopolitik. PR pemerintah bagaimana kebijakan dirasakan oleh kelas menengah, agar in this economy kita bisa menciptakan optimisme dan trust tapi harus ada kerja bersama,” tutupnya.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *